Jakarta (KABARIN) - Mandi air hangat setelah beraktivitas dinilai dapat membantu tubuh lebih rileks, meredakan ketegangan otot, serta meningkatkan kualitas tidur sehingga menjadi salah satu cara sederhana untuk memulihkan kondisi tubuh sebelum beristirahat.
"Masih banyak keuntungan yang bisa didapat. Kita bisa relax, melepas stress, otot-otot yang seharian beraktivitas bisa pulih. Dan yang paling penting kualitas tidur menjadi lebih baik," kata Managing Director Ariston Group Indonesia Erwin Lim dalam keterangannya pada Jumat.
Ia mengatakan kebutuhan air hangat di rumah kini tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca, tetapi juga digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti memandikan bayi, membantu kenyamanan lansia, hingga relaksasi setelah menjalani aktivitas.
Meski demikian, menurut dia, pemanas air masih belum menjadi prioritas sebagian keluarga karena adanya anggapan bahwa perangkat tersebut kurang aman, boros listrik, dan bukan kebutuhan utama.
"Ini yang membuat semua keluarga berpikir ulang, elektronik apa saja yang mau dipasang di rumahnya," ujarnya.
Erwin menilai anggapan bahwa pemanas air selalu mengonsumsi listrik dalam jumlah besar tidak sepenuhnya tepat. Menurut dia, sejumlah produk kini telah menggunakan teknologi yang lebih hemat energi sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga.
"Hanya dengan 150 watt, sudah bisa membawa kenyamanan di rumah. Dibandingkan AC, 500 watt ke atas. Jadi sangat terbantu dengan adanya low watt water heater," katanya.
Sementara itu, Executive Vice President AMEA Ariston Umberto Crovella dalam acara peluncuran New Andris 3 di Jakarta mengatakan pengembangan teknologi rumah tangga perlu mengedepankan aspek kenyamanan sekaligus efisiensi energi agar dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat.
"Sustainability harus bisa diakses semua orang, dari produk paling terjangkau hingga yang paling premium. Kenyamanan yang berkelanjutan bagi semua orang, itu yang kami yakini dan kami kejar," katanya.
Sejumlah penelitian menunjukkan mandi air hangat menjelang waktu tidur dapat membantu tubuh menurunkan suhu inti setelah keluar dari kamar mandi, sehingga mempermudah proses tidur. Air hangat juga diketahui dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, dan memberikan efek relaksasi setelah beraktivitas.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026